Anxiety: Hanya bisa Diam

Sudah lima hari ini kita bertemu. Sikapmu lebih lembut dari biasanya, penuh kehangatan di kedua bola matamu. Seharusnya aku bahagia, tapi aku malah merasa sangat sedih. Rasanya seperti ada yang janggal.

Tak satu kata pun yang sanggup aku keluarkan dari mulut ini. Entah kenapa aku takut, ku hanya berdiri dan berjalan di dekatmu. Pergi kemanapun kamu pergi, kemana pun kamu mau. Berlibur bersama kita lakukan, tapi ku hanya bisa tersenyum. Diamku pun sepertinya tidak masalah bagimu. Kamu hanya menatapku penuh senyum dan tatapan yang hangat.

Ya, aku harusnya bahagia. Sudah lama kita tidak bisa berjumpa setiap hari seperti ini. Namun, hati ini tetap saja resah. Sepertinya akan ada sesuatu hal buruk yang muncul yang akan menghancurkan kebersamaan kita ini.

Benar saja. Tiba-tiba kamu pergi. Kamu pergi dan bilang akan tetap ada walaupun kita berjauhan dan kamu akan segera kembali. Kerutan muncul di jidatku, jarak antar alis menjadi lebih dekat. Apa yang ada dalam benakku? “Tuh kan betul, pasti ada yang gak beres”

Lagi-lagi aku tidak berani mengeluarkan kata-kata. Mukaku hanya menunjukkan aku sedih, tidak ada tangis, tidak ada kata. Seketika ku kembali ke kamarku. Kepalaku gak habis pikir, kenapa seperti ini? ada apa ini? kenapa aku diam saja? Pusing. Diamku berubah menjadi tangis, aku benci bertemu denganmu. Pikirku, ku tak mau bertemu lagi denganmu dengan ketidak jelasanmu, dengan semua tanda tanya.

Setelah itu aku seperti memasuki alam yang lain, waktu seperti terhenti dan aku seperti memasuki dunia yang lain.

Ternyata hari sudah pagi dan ku terbandung dengan mata berair sertaΒ sesak dan debar yg lebih cepat dari biasanya. Disudut-sudutnya kudapati juga air mata yang mengering menjadi kotoran mata yang cukup banyak hingga menutupi bulu mata bagain tengah. Bantalku juga basah, tapi ku endus dan tidak ada aroma air liur di sana. Ada apa ini? Ya, akuΒ bermimpi. Mimpi yang sangat buruk. Ku tak bisa berhenti menangis. Ku heran, mengapa rasa sakit dan sedihnya masih terasa? Mengapa terasa begitu nyata?

AkuΒ mohon jangan temui aku malam ini. Jangan temui aku lagi di alam mimpi, 5 malam saja sudah lebih dari cukup. Aku muak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s