She is “calm”

her mystery

Hidupnya terlihat begitu sederhana. Dia pergi jauh untuk mengejar mimpinya. Ya, meninggalkan ku sendiri di sini. Kamu tahu rasanya sedih ketika kamu harus pindah jauh. Butuh 14 jam lamanya apabila ku ingin bertemu dengannya. Seringkali celotehan kita hanya membahas hal-hal yang gak penting. Tapi…. Rasanya itu malah yang menguatkan hubungan pertemanan kita.

Sering kali ku iri dengan dirimu, “kenapa kamu bisa setenang itu?” Sebaliknya kamu, “aku malah ingin lebih mikirin ini kaya kamu, kaya kalian semua..”

Aku tahu ketika kamu bengong atau diem aja, pasti kamu lagi marah, lagi ada yang berkecamuk dan hal penting lainnya yang mesti kamu cari jalan keluarnya. Luar biasa, bisa loh kamu gitu. Ketika aku sadarkan kamu dari bengongnya kamu, apa yang kamu lakukan? Tersenyum… Seakan kamu barusan pergi ke dalam pikiran mu, entah apa yang kamu pikirkan. Entah kamu kesal karena apa, kadang kamu kesal akan hal-hal yang telah berlalu. Hal-hal yang tidak sengaja muncul di layar memorimu. Ketika kamu sadar lagi, seakan kamu memang baru sadar dari bengongmu itu.

Kamu selalu jadi opsi pertama, ketika aku buntu, gak tahu harus bagaimana lagi, gak tau harus bicara sama siapa lagi. Karena terkadang yang aku butuhkan adalah untuk menjadi seperti kamu. Dengan berbicara padamu, aku menangkap kesan

“everything is going to be ok”

Semua kembali menjadi tenang, semua menjadi aman terkendali. Walau hanya dengan mengobrol…

selalu saja badai itu seperti rintik gerimis yang justru menyejukkan.

Pertemanan kita sudah bertahun-tahun lamanya, bukan pertemanan seperti orang dewasa, kami masih bermain dan berinteraksi layaknya anak SMA. Punya ketertarikkan yang sama dan kayanya gak ada yang paham apa yang kami obrolin hihihihi

Semoga kamu selalu baik-baik saja. Terimakasih karena selalu ada di sana, selalu menjadi bagian dari cerita hidup 10 tahun ke belakang ini. Bareng-bareng buka pintu masuk ke dunia yang baru. Bantu tutup pintu yang seharusnya di tutup. Di saat yang tepat, aku, kamu, akan menemukan kebahagian masing-masing. Semoga ceritaku tidak mengganggu harimu, apalagi malah menambah bebanmu. Riangmu, senyummu, diammu, mungkin akan tetap ada misteri yang tersimpan di dalamnya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s