Bagaimana

Bagaimana jika ternyata kita saling merindukan?

Bagamana jika ternyata kita saling mencemaskan?

Bagaimana jika ternyata kita merindukan aku dan kamu yang tidak akan kembali?

Ada rasa yang tidak terucap, ada ucap yang tidak dirasa.

Ada pikir yang tidak bergerak, ada gerak yang tidak dipikir.

Ada ruang yang berjauhan, ada jarak yang setipis kertas.

Selagi masih ada waktu, masih ada kesempatan. Segala kesalahan, masih dapat diperbaiki.

Hanya hati yang lapang yang dapat bertahan. Hanya jiwa yang kuat yang maju ke depan.

Tangan hangat itu bertumpuk, memeluk rasa dan berkata “Aku rindu dia”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s