Bukan Saatnya

Bukan waktu yang lama
Bukan juga hadiah yang banyak
Bukan hanya dari kata yang terucap
Segala rasa hadir karena adanya ketertarikkan, rasa untuk saling memahami, berbagi, bahkan kesediaan untuk menanti.

Bukan salah dia
Bukan salah aku
Bukan salah mereka
Maafkan diri sendiri dan juga orang lain. Hidup tenang dan nyaman, tetap sabar dan tidak henti berdoa serta meminta ampun untuk aku, dia, dan mereka.

Biar penuh, biar dalam, biarkan seperti itu, biarkan begitu saja, biarkan Sang Pemilik yang memiliki hak atas segalanya untuk bertindak.

Tidak bisa memaksakan, tidak bisa dipaksa.
Ku ingin bahagia dan membuat bahagia.
Ku ingin membebaskan dan ingin lepas.

Mungkin belum waktunya
Harus bersabar, karena waktu yang tepat menjadi hal yang paling berharga.
Maafkan kami. Lindungi kami. Semoga kami sama-sama bahagia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s